Petani Muda Masa Depan Kedaulatan Pangan Indonesia

Tibalah hari pengiriman pangan bagi para penduduk. Sejumlah kendaraan pintar tanpa kemudi digerakkan untuk pendistribusian pangan hingga ke pelosok. Seluruh warga akhirnya mendapatkan jatah pangannya masing-masing untuk stok konsumsi bulanan mereka. Tapi ternyata yang dikonsumsi warga tersebut hanyalah pangan sintesis yang diproduksi dari bahan kimia sebagai alternatif pangan akibat kelangkaan pangan karena terbatasnya lahan pertanian…

Continue reading →

Cerita Duta Petani Muda 2016: Rici Solihin “Paprici” Petani Paprika Masa Kini

Berawal dari keprihatinannya akan kondisi pertanian di Indonesia, menggerakkan hati seorang Rici Solihin, pemuda kelahiran Bandung untuk bergelut di bidang tersebut. Menurutnya keterbatasan akses informasi dan tingginya biaya logistik adalah permasalahan utama yang dihadapi oleh petani saat ini. Menjawab masalah di atas, Rici Solihin berinisiatif membentuk Paprici, suatu bentuk usaha di bidang hortikultura dan olahan…

Continue reading →

Indonesia Butuh Petani Muda Produktif

Jakarta, GATRAnews – Kemandirian dan kedaulatan pangan menjadi hal yang penting dalam pembangunan masa depan pertanian. Hal ini tertuang dalam Undang-Undang Desa Nomor 6 Tahun 2014. Kebijakan ini memposisikan profesi petani sebagai instrumen yang penting untuk membangun negeri. Sayangnya, usia petani yang masih aktif sudah tidak lagi produktif. Kenyataan ini diperparah oleh minimnya minat pemuda…

Continue reading →

Dobrak Kebiasaan, Para Pemuda Ini Jalani Profesi Sebagai Petani

 TRIBUNNEWS.COM – Bagi sebagian anak-anak muda, profesi petani bukan menjadi pilihan untuk menunjang kehidupan di masa depan. Mereka menganggap petani identik dengan kemiskinan dan juga tidak kekinian. Tapi sangkaan itu coba untuk didobrak oleh dua anak muda, yang berprofesi sebagai petani. Keduanya diganjar penghargaan sebagai Duta Petani Muda 2016. Siapa saja mereka dan apa yang…

Continue reading →

[SAGA] Kenalin Yuk, Sepuluh Duta Petani Muda

“Anak-anak muda banyak yang tidak memilih menjadi petani karena menganggap profesi petani tidak menarik, tidak cool, dan tidak kekinian. Kami ingin mencoba mengubah paradigma semacam itu.” KBR, Jakarta – “Itu membuat saya tergerak. Bagaimana caranya agar petani bisa lebih makmur. Misalnya dengan mengedukasi mereka, menghubungkan dengan pasar, termasuk saya juga berkecimpung di dalamnya,” ujar Rici…

Continue reading →

Petani Muda Bandung Ini Bertekad Lepaskan Warga dari Jerat Tengkulak

Rici Solihin, begitu nama pemuda 26 tahun ini. Di usia masih sangat muda, lulusan Manajemen Bisnis Universitas Padjajaran ini sudah didaulat sebagai Duta Petani Muda pada acara yang diselenggarakan Oxfam Indonesia. Lewat perusahaan, Paprici Segar Barokah, dia aktif memberdayakan petani paprika di Desa Pasir Langu, Bandung Barat, Jawa Barat. Dia juga berjuang melepaskan ketergantungan para…

Continue reading →

Duta Petani Muda Ciptakan Optimisme Kedaulatan Pangan Indonesia

Jakarta, GATRAnews – Menurunnya populasi petani berpengaruh pada tingkat produksi pangan di Indonesia. Hal ini semakin diperparah oleh keberminatan generasi muda dalam dunia pertanian. Data Badan Pusat Statistik menyebutkan, hanya 12% petani yang berusia di bawah 35 tahun. Jumlah itu sangatlah sedikit mengingat program pangan keberlanjutan yang berlansung hingga 20 tahun ke depan. Untuk meningkatkan…

Continue reading →

Sepuluh Duta Petani Muda Merajut Optimisme untuk Pertanian

Mendukung upaya melahirkan generasi baru tani Indonesia demi kedaulatan pangan nasional Produksi pangan sangat bergantung pada populasi petani yang semakin hari semakin menurun. Data Badan Pusat Statistik memperlihatkan hanya duabelas persen petani yang berumur di bawah 35 tahun (BPS 2013). Duabelas persen adalah angka yang sangat sedikit untuk mempersiapkan keberlanjutan pangan 20 tahun lagi.  Menyadari…

Continue reading →

RICI SOLIHIN: BERDAYAKAN PETANI LOKAL LEWAT “PAPRICI”

Jakarta, Villagerspost.com – Saat ini, salah satu masalah utama yang dihadapi oleh petani lokal di pedesaan adalah terlalu panjangnya rantai distribusi sayuran dari tingkat petani ke konsumen akhir. Hal ini berdampak pada rendahnya pendapatan petani yang hanya berkisar rata-rata Rp12 juta per tahunnya atau di bawah upah minimum regional (UMR). Rici Solihin menilai, terlalu banyaknya…

Continue reading →